going deeper into Product Development

Pengendalian Diri

Mengapa manusia harus memperhatikan aspek Rasa atau mental dalam aktivitasnya sebagai Pengembang produk?

Seseorang hendaknya menyadari bahwa emosi dapat memblokir berpikir secara logis. Hasi penelitian menunjukkan bahwa amigdala dapat menjawab hal tersebut di atas. Emosi berkembang pada suatu bagian dari otak yang disebut sebagai sistem limbik, secara khusus disebut sebagai Amigdala, suatu target dari rasa senang dan benci, takut dan marah, atau semua sifat emosional lain. Nafsu juga berkembang pada sistem Limbik; tetapi cinta berasal dari neuro-korteks.

Binatang seperti reptil tidak memiliki neuro-korteks, maka tidak dapat merasakan cinta dari induknya; hal ini menerangkan mengapa anak ular yang begitu menetas akan menghindari gigitan induknya. Manusia, dengan kapasitas cintanya, akan melindungi dari bahaya, dan akan membimbing otak dari bayinya untuk berkembang. Lebih banyak hubungan antara neurokorteks dan sistem limbik akan memberikan respons emosional yang lebih banyak. Sekarang, sebagai contohnya, seorang anak berjalan di lapangan dan melihat sesuatu yang melingkar dan muncul dari rerumputan. Apa yang akan dilakukannya? Dia akan melompat menghindari tongkat tersebut yang dikiranya sebagai ular. Kemudian setelah berhenti sebentar, dalam waktu beberapa milidetik korteksnya kembali mendapatkan pesan dan reflek atau respons primitive dapat terkendali kembali. Cerita tersebut menggambarkan bahwa manusia berpikir memang menggunakan otak, namun pintu gerbang dari otak adalah pe-Rasa-an. Maka, sebelum sesorang dapat menggunakan kekuatan otaknya, ia harus mengendalikan perasaannya.

Anatomi Emosi
Ketika indera manusia kontak dengan sebuah obyek, maka muncul sensasi. Sensasi tersebut muncul ke dalam perasaan, kemudian dilanjutkan dengan persepsi. Persepsi akan menginformasikan kortek untuk menggerakkan tubuhnya. Maka kini menjadi jelas bahwa persepsi memiliki peran yang sangat besar dalam gerakan tubuh manusia. Terkadang persepsi sedemikian kuat, sehingga muncul refleks, gerakan tanpa informasi dari korteks.

Penguasaan Rasa dan Pengendalian Diri
Kesadaran
Kini ada satu isilah baru, Kesadaran, yang merupakan kondisi dimana manusia dapat mengenali persepsi. terkadang bahkan dapat menembus hingga pengenalan terhadap sensasi. Ketika seseorang dapat membangkitkan kesadarannya, maka dia dapat mengendalikan pintu gerbang Otak, agar otak dapat bekerja sebagaimana fungsinya, berpikir.

Berpikir Lateral
Ketika otak telah mampu bekerja, maka kini saatnya untuk mempelajari berpikir Lateral. Berpikir lateral bukan seperti berpikir vertikal, seperti yang diajarkan dalam sekolahan pada umumnya. Berpikir lateral harus hadir sejalan dengan berpikir vertikal, namun apabila dipertanyakan mana yang lebih dahulu ada, maka hal tersebut akan seperti pertanyaan: Mana yang lebih dahulu antara ayam dan telor. Berpkir lateral menggunakan berbagai pola berpikir dalam memandang suatu informasi, sehingga ia akan menghasilkan sejumlah alternatif. Berpikir Lateral akan berkerja sebagai Pemecahan Masalah, dengan cara menggunakan berbagai pola cara berpikir sehingga akan menghasilkan berbagai ide baru atasnya.

Proaktif
Kata proaktif pertama kali muncul pada tahun 1933, dan pada tahun 1946, Dr. Vitor E. Frankl menggunakan istilah Proaktif untuk menggambarkan seseorang yang mengambil tanggung jawab atau hidupnya, daripada mencari penyebab diluar dirinya atau kondisi yang menyelimutinya. Kemudian proaktif juga disebutkan Stephen Covey sebagai lawan kata dari Reaktif. Covey menggambarkan bahwa reaktif adalah lebih menyerupai Refleks, suatu aksi atas dasar emosi. Maka, proaktif lebih menekankan pentingnya Kesadaran, dan kemudian memilih suatu keputusan dari berbagai alternatif, dan kemudian sebagai konsekuensinya adalah bertanggung jawab atas pilihannya tersebut.

Tebal Muka Hati Hitam
Ini adalah pelajaran terakhir dalam Penguasaan Rasa dan Pengendalian Diri. Tebal Muka Hati Hitam merupakan sepasang aksi yang akan menghasilkan Kesatria. Dengan Tebal Muka Hati Hitam, seperti membawa senjata pada tangan kanannya, dan tameng pada tangan kirinya. Sedangkan Kesatria adalah seseorang yang dapat menjaga Jiwanya atau seseorang yang mengerti bagaimana cara menyerang dan mempertahankan hidupnya. menggunakan Tebal Muka Hati Hitam ini, maka akan sangat mendukung seseorang untuk mencapai tujuannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: