going deeper into Product Development

Kesadaran – Kunci Pengendalian Diri

“pancen wolak-waliking jaman
amenangi jaman edan
ora edan ora kumanan
sing waras padha nggagas
wong tani padha ditaleni
wong dora padha ura-ura
beja-bejane sing lali,
isih beja kang eling lan waspadha”
(Jangka Jayabaya)

Kesadaran merupakan kondisi dasar dari Pengendalian Diri dan Kesahatan Jiwa untuk mencapai kehidupan yang bahagia. Kesadaran bukan hanya dibutuhkan oleh seorang pengembang produk, namun dibutuhkan oleh semua orang, maka kami akan bahas secara umum disini.

“Sadar, Sadar, Sadar,  … kedamaian dan harmonis akan datang menyongsongmu”

Bacaan di bawah ini disadur dari site Master Anthony de Mello: http://www.demello.org/article8.html.
“Ada sebuah cerita mengenai seorang murid yang datang kepada gurunya dan bertanya, “Dapatkah guru memberikan pesan bijiak kepadaku? Dapatkah guru mengatakan pesan yang akan membimbing saya melalui hari-hariku?” Hari itu adalah hari sang guru untuk berdiam diri, maka dia mengambil papan dan menuliskan, “Kesadaran”. Ketika si murid melihatnya, dia berkata, “Itu terlalu ringkas. Dapatkah guru menjelaskannya sedikit?” Maka guru tersebut mengambil papan tersebut kembali dan menuliskan, “Kesadaran, kesadaran, kesadaran”. Murid itu bertanya lagi, “Ya, tetapi apa artinya?” Guru tersebut kembali kepada papan tersebut dan menuliskan, ““Kesadaran, kesadaran, kesadaran, artinya – kesadaran”.

Hal itu berarti melihat ke dalam diri. Tak ada seorangpun yang dapat menunjukkan bagaimana kamu harus melakukannya, karena dia akan memberikan kamu sebuah cara, dia kemudian akan memprogram kamu. Tetapi hanya dengan mengamati diri sendiri. Ketika kamu berbicara, apakah kamu sadar bahwa kamu sedang berbicara? Ketika kamu sedang marah terhadap seseorang, apakah kamu sadar bahwa kamu sedang marah atau adakah kamu mengenali kemarahanmu itu? Kemudian, ketika kamu memiliki waktu, apakah kamu mempelajari pengalamanmu dan berusaha untuk mengertinya? Darimana hal tersebut datang? Apa yang membawanya? Saya tak tahu cara lain untuk menuju kepada kesadaran. Kamu hanya dapat berubah atas sesuatu yang kamu pahami. Jika kamu tidak paham dan tidak menyadarinya, maka kamu hanya menekannya. Kamu tidak mengubahnya. Tetapi ketika kamu memahaminya, maka hal tersebut akan berubah.”

Anthony de mello mengajarkan banya mengenai “Bangun”. Banyak orang yang sebenarnya tidur dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Sebagai contohnya, lakukan pengamatan di sekeliling anda, dan perhatikan orang-orang tersebut. Mereka semua sibuk atau terbenam dengan masalah yang ada di dalam diri mereka sendiri. Orang yang sedang berjalan di jalan, sedang terbenam dalam pikiran tentang hubungan dengan kekasihnya. Orang yang sedang berjalan di pasar, sedang memikirkan anak-anaknya. Semua orang sibuk dengan pikirannya masing-masing.

Segala permasalahan harus dipahami secara alami

Jika kita sedang melihat televisi atau film, maka dapat dengan jelas kita mengikuti alur ceritanya tanpa harus terlibat menjadi aktor atau artis di dalamnya. Karenanya penilaian akan jalan cerita yang ada menjadi apa adanya. Namun bagaimana kalau kita yang menjadi pelaku didalamnya? Banyak sekali energi yang dihabiskan untuk menghadapi atau membayangkan cerita yang bakal terjadi, namun hasil akhirnya, semua persiapan itu akan berbeda dengan kenyataannya. Oleh karena itu, jika menginginkan melihat segala sesuatu sebgai apa adanya, maka seseorang harus berada dalam suatu kondisi “terjaga”. Ia harus berada dalam situasi yang netral, tidak memihak dan tidak berkeinginan, tetapi hanya membaca yang terjadi. Jika kamu tertidur atau tidak sadar, maka yang didapatkan hanyalah mimpi, dan kita mengetahui bahwa mimpi bukanlah sesuatu yang nyata.

Semangat yang tidak pernah mati

Apa situasi terburuk dari seorang manusia? Kebuntuan akan ide, inspirasi, dan yang paling buruk adalah kehilangan semangat. Kenapa terkadang seseorang dapat kehilangan semangatnya? Jawabannya adalah karena mereka kecapaian dan menjadi “mengantuk”.

Kembali kepada Kesadaran yang diungkapkan oleh Anthony, maka kesadaran haruslah dimiliki. Situasi yang tidak baik harus dihadapi secara bijak. Energi negatif hanya bisa diatasi dengan energi positif. Energi positif dari Kesadaran adalah energi positif yang sangat kuat, yang akan membuat energi negatif tidak bisa datang menghampiri. Energi positif dari kesadaran berasal dari kesadaran (consciuosness) bahwa baik dan buruk selalu datang berdampingan, dan kita semua tidak bisa memilihnya. Ada plus juga ada minus, ada baik dan juga ada yang jelek, ada kanan ada kiri, semua datang berdampingan, dan hal tersebut adalah hukum alam. Maka dengan kesadaran kita dapat menerima segala sesuatu yang terjadi sebagi suatu kewajaran. Kesdaran ini akan membebaskan seseorang dari suatu kemelekatan maka energi negatif tidak akan mempengaruhi terhadap Rasa, sehingga energi kreatif tidak akan pernah menyurut.

Ringan dalam Bertanggung jawab

Hidup tidak lain hanyalah sebagai suatu tanggung jawab. Jika kita ingin hidup sehat, maka kita harus bertanggung jawab terhadap kondisi badan. Sebagai seorang anak, maka dia bertanggung jawab sebagai seorang anak. Sebagai orang tua, maka dia barus bertanggung jawab sebagi orang tua. Sebagai seorang pelajar, maka dia harus bertanggung jawab sebagai seorang pelajar. Sebagai kekasih dari seseorang, amak dia harus bertanggung jawab sebagai kekasih.

Tanpa suatu Kesadaran, maka tanggung jawab dia akan terhambat. Kondisi selalu berubah, maka diperlukan kecepatan yang 2 kali lebih cepat dapat bertanggung jawab, karena kita harus melakukan penerjemahan atas kebutuhan dari yang lain dan melakukan pemenuhan atas kebutuhan tersebut. Jika tidak dapat bertanggung jawab secara terus menerus, maka seseorang akan menjadi tertekan, dan kecapatannya untuk mengantisipasi perubahan akan menjadi berkurang. Penerjemahan kebutuhan telah memiliki kesulitan tersendiri, dan aktivitas atas pemenuhan kebutuhan tersebut akan jauh lebih sulit lagi.

Maka tanpa suatu kesadaran, pengendalian rasa, kita tidak akan bisa siap selalu untuk menterjemahkan dan mengaktualisasikan diri.

Bagaimana mencapai Kesadaran

Sebenarnya untuk mengajarkan orang lain untuk mencapai Kesadaran adalah hal yang sangat mudah. Konsep Kesadaran adalah sesuatu yang sangat-sangat mudah untuk dimengerti dan diajarkan ke orang lain. Namun, untuk mencapai kesadaran tersebut, bukanlah hal yang mudah, karena seseorang akan membutuhkan waktu yang sangat panjang dan usaha yang sangat keras. Konsep kesadaran bukanlah konsep untuk dimengerti, tetapi kesadaran adalah hasil dari suatu disiplin, dan yang natinya hanya dapat dirasakan.

Konsep untuk mencapai kesadaran adalah dengan mengerjakan sesuatu yang sangat mudah, namun memerlukan disiplin. Konsepnya adalah “mengerti akan apa yang dilakukan setiap saat”. Seseorang harus mengerti apa yang sedang dilakukan. Sebagai contoh: jika kamu menggerak tanganmu, maka kamu harus tahu bahwa kamu sedang menggerakkan tangan. Jika kamu sedang berpikir, maka kamu harus tahu bahwa kamus sedang berpikir.

Lakukan hal tersebut setiap waktu, dan kamu akan merasakan hasilnya.

“Jika kamu menyadari bahwa kamu sedang sedih,
maka kesedihanmu akan hilang separuh.
Jika kamu menyadari bahwa kamu sedang gembira,
maka kegembiraanmu akan hilang separuh juga.
Tetapi jika kamu bisa merasakan hal tersebut,
maka hidupnya akan menjadi 20 kali lebih berharga”.

19 Responses to "Kesadaran – Kunci Pengendalian Diri"

inilah hal yang penting bagi kehidupan manusia

trmakasih.. Sangat bermanfaat.. Braww

Manusia ada dua kata kehidupan : Kehidupan [ KAMU & AKU / SAYA ] = sama juga [ jasmani & rohani ] kebutuhan hidup yang sepadan dan selaras sehati & sejiwa dalam kehidupan KiTA MANUSiA.Semoga TUHAN { ALLAH } menyadarkan kita semua ,@.@,*.*,#.#,(+.+),[°.°] ÃÃmin.

Sangat menyentuh, kesadaran, kesadaran, artinya kesadaran. maturnuwun

Ya, setidaknya tahu dirilah..

When they open their eyes of heart and realized we are one….Banyak belajar dan banyak berDOAlah… Thx. Love You All

Sip

whoever you thanks.

Thx buat sharing ya
Sangat membantu banget blog ini

dalam segala hal apapun ternyata kesadaran adalah hal yang paling penting.. karena siapappun yg tak memiliki kesadaran tak akan mungkin bisa berbuat sebagaimana mestinya.. contoh jika kita tidak sadar bahwa kita adalah seorang hamba (budak) Tuhan.. pasti kita tdak akan berbuat sebagaimana mestinya seorang hamba..

ha..ha.. tapi jangan lupa bahwa manusia juga ciptaan-Nya yang tertinggi. Tanpa manusia maka Ia menjadi Tiada; tanpa Dia manusia menjadi “tidak ada”

May all be happy

ha..ha.. pertanyaannya siapa Kamu dan siapa aku?

Ajaran sangat luar biasa, belajarlah budaya kita sendiri, semoga makin banyak yang membaca dan menerapkannya dalam kehidupan.
Sabbe Dhamma Nalam Abhinivesaya

Ini adalah hal yang sangat penting.

Terima kasih

sungguh bermamfaat..

thank you

mungkin perlu baca ini dulu sebelum mengerti buku krisna murti…selalu terjaga..mengamati tanpa konflik pikiran…berada pada realita itulah kesadaran…kekuatan tanpa nafsu…makasi sangat bermanfaat dalam tahap menuju realita

kalau waktunya untuk mengerti sudah tiba, maka ia akan tiba juga. Tidak harus dari membaca tulisan ini atau manapun..mungkin bisa dari melihat, mendengar, merasakan..dan Pengertian itu sudah membuka mata yang tertutup

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: